Kabupaten Kuningan, Info7.id | Realisasi penyaluran anggaran Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kuningan patut dipertanyakan lantaran diduga keras gedung dan atap serta dinding sekolah tidak terawat.
Saat dikonfirmasi, Adang Kusdiana, selaku kepala sekolah SMPN 1 Kuningan mengaku bahwa hal itu terjadi karena tidak terkontrol oleh pihaknya dengan alasan pihak sekolah sulit menjangkau lokasi tersebut dikarenakan terhimpit gedung yang ada di belakang sekolah.
Ia juga mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan segera memperbaiki kerusakan plafon atap belakang dan dinding sekolah yang mengalami kerusakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti kita perbaiki terkait prasarana sekolah yang rusak,” Ujar Adang Kusdiana pada awak media, Rabu (13/12/2023).
Ketika disinggung terkait realisasi penyaluran anggaran sarana dan prasarana sekolah yang sudah menyerap anggaran pada tahun 2022 sebesar 230.489.000 dan pada tahun 2023 sebesar 97.697.900.
Adang kusdiana mengatakan bahwa pihak sekolah sudah melakukan banyak perbaikan dan perawatan dalam pemeliharaan pada sarana dan prasarana sekolah tersebut.
Namun pada kenyataanya masih ditemukan bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, terkesan sengaja dilakukan pembiaran.
Sementara, sampai berita ini diterbitkan, dinas pendidikan Kabupaten Kuningan belum dapat dikonfirmasi.
Penulis : J. Rahmat
Editor : Mul






