Maudy Ayunda : Melalui G20, Anak Muda Mesti Tahu Konteks dalam Menghadapi Pandemi Berikutnya

Selasa, 18 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Info7.id |Pertemuan G20 sangat penting diketahui oleh anak muda. Juru Bicara G20 Maudy Ayunda menilai hal tersebut sebagai konteks agar anak muda mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi pandemi di masa mendatang.

“Saya selalu menyampaikan kepada teman-teman sesama anak muda bahwa rasa ingin tahu yang besar itu cukup sebenarnya untuk mengubah dunia. Kalau kita punya rasa ingin tahu maka kita punya konteks untuk mengubah,” ujarnya pada live instagram dengan Menkes Budi, Kamis (13/10).

Siklus pandemi kemungkinan terjadi dalam waktu interval puluhan tahun. Sehingga yang akan mengalami pandemi di masa mendatang adalah generasi muda saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sini kenapa presidensi G20 itu penting untuk kita tahu karena kita perlu konteks di mana ke depannya kita harus seperti apa dalam menghadapi pandemi di masa depan,” ucap Maudy.

Baca Juga :  Gedung DPRD Tangsel Jadi Sejerah Deklarasi PEWARTAS

Perlu diketahui anak muda, bahwa pandemi COVID-19 merupakan momentum membangun infrastruktur kesehatan yang lebih kuat. Hal itu dilakukan melalui presidensi G20.

Menurutnya, krisis global seperti pandemi bisa dilewati dengan baik oleh Indonesia. Meskipun pandemi COVID-19 merupakan hal baru yang dialami oleh setiap negara.

“Dari perspektif anak muda, di masa depan yang lebih penting adalah kesehatan. Saya melihat bahwa presidensi G20 ini memberikan kesempatan untuk membangun infrastruktur Kesehatan Global yang adaptif,” ungkap Maudy.

Ia menilai, adanya pandemi anak muda itu diingatkan bahwa dunia kita itu bergerak begitu cepat dan harus diikuti dengan penanganan serta fasilitas yang baru. Ada banyak sekali kejadian yang tidak bisa diprediksi, dan anak muda harus memanfaatkan pandemi saat ini sebagai kesempatan untuk memahami cara penanganan dalam menghadapi pandemi di masa mendatang.

Baca Juga :  Aksi Koalisi Wartawan Indonesia Bersatu Desak Copot Bupati dan Kapolres Karawang

Dikatakan Maudy, penanganan pandemi saat ini bisa dijadikan sebagai benchmark untuk mengatur sistem penanganan. Pasalnya, ketika terjadi hal di luar prediksi yang tidak bisa dikendalikan akan mudah menanganinya.

“Kalau dari perspektif aku ini jadi pengingat juga, bukan hanya di area health tapi juga di banyak sektor lain seperti transformasi digital, energi transisi, juga krisis iklim. Kita sebagai anak muda akan mulai banyak perubahan dan ini penting untuk membentuk sistem ketahanan kesehatan,” tuturnya.

“Sebagai anak muda, kita harus sadar bahwa kita semuanya terhubung dan harus gotong royong karena yang dilakukan generasi sekarang itu sangat berpengaruh untuk generasi ke depan,” tambah Maudy.

(Red)

Berita Terkait

Korban Pengeroyokan Minta Kapolres Metro Tangerang Kota Tangkap Pelaku Mafia Solar
Bupati Agam Sumbar Kunjungi Kantor DPP FWJ Indonesia, Ini Alasannya
Gelar Rapat Kerja, FWHTT Rancang Program Kerja di Tahun 2024
Ketua FWHTT Apresiasi Sembilan Anggota Dewan Sebagai Pembina dan Penasehat
Dewan Pers Apresiasi Anniversary PristiwaNews Ke-3 di Bogor
Program Jaga Kampoeng Jelang Pemilu 2024 FWJI Jakarta Utara Sambangi KPU
Ormas Badak Banten DPC Panongan Gelar Acara Kopdar Bersama di Serdang Kulon
Anniversary FWJ Indonesia ke 4 Tahun Bertema Sinergitas Bersama Membangun Bangsa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Mei 2024 - 18:52 WIB

Korban Pengeroyokan Minta Kapolres Metro Tangerang Kota Tangkap Pelaku Mafia Solar

Rabu, 10 Januari 2024 - 09:48 WIB

Bupati Agam Sumbar Kunjungi Kantor DPP FWJ Indonesia, Ini Alasannya

Kamis, 4 Januari 2024 - 17:15 WIB

Gelar Rapat Kerja, FWHTT Rancang Program Kerja di Tahun 2024

Senin, 25 Desember 2023 - 11:31 WIB

Ketua FWHTT Apresiasi Sembilan Anggota Dewan Sebagai Pembina dan Penasehat

Senin, 18 Desember 2023 - 10:08 WIB

Dewan Pers Apresiasi Anniversary PristiwaNews Ke-3 di Bogor

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi, sumber Google.

Pendidikan

Humas FMCN Soroti Dugaan Pungli PPDB di SMAN 4 Cikupa

Senin, 15 Jul 2024 - 19:34 WIB